Lindungi Pekerja Migran, Atase Ketenagakerjaan KBRI Yordania Suseno Hadi Raih 2 Penghargaan


 Atase Ketenagakerjaan (Atnaker) KBRI Amman, Yordania, Suseno Hadi, terima Hassan Wirajuda Perlindungan Award (HWPA) 2020 dari Kementerian Luar Negeri RI. Penghargaan ini diberi atas aksi dan andil Suseno dalam menolong membuat perlindungan WNI di luar negeri.

Keuntungan Dari Bermain Judi Sabung Ayam Online

Tidak itu saja, Atnaker Suseno Hadi mendapatkan penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan dalam gelaran Indonesia Migrant Worker Award (IMWA) tahun 2020 selaku Atase Ketenagakerjaan yang inovatif dalam memberi perlindungan Karyawan Migran Indonesia.


Atnaker Yordania, Suseno Hadi, dipandang aktif dalam servis khalayak di bagian peletakan, terhitung pelindungan Karyawan Migran Indonesia (PMI), terutamanya di saat wabah Covid-19, dan lakukan upaya-upaya perlindungan WNI atau PMI terimbas untuk mencatat dan memberi kontribusi logistik, kontribusi bantuan kesehatan, dan penuntasan masalah ke beberapa PMI di periode wabah Covid-19.


"Kami bersyukur ke Allah Swt. dan banyak terima kasih ke seluruh Pimpinan Kemnaker, Kemenlu, KBRI Amman, dan seluruh pihak yang sudah memberi keyakinan dalam jalankan pekerjaan-tugas perlindungan WNI, terhitung beberapa PMI di Yordania," kata Suseno Hadi waktu terima Karunia HWPA berjalan di Kemlu di Jakarta dan dituruti secara virtual, Minggu (20/12/2020).


Semenjak jalani kariernya selaku Atnaker tahun 2017, sudah banyak upaya-upaya yang dikerjakan dalam perlindungan WNI, terhitung beberapa PMI yang hadapi masalah di Yordania. Pucuknya, pada November Tahun 2019, sebagai Atnaker KBRI Amman, sukses pimpin menolong usaha pengosongan shelter (zero shelter) dengan mengakhiri beberapa kasus PMI.


Terhitung semenjak 2017, sudah sukses menolong proses repatriasi pada beberapa ratus orang PMI yang memiliki masalah. Disamping itu banyak juga inovasi-inovasi yang sudah dikerjakan untuk tingkatkan usaha perlindungan PMI di Yordania.


"Apa yang saya dharma baktikan ialah hanya wujud bakti saya untuk mendatangkan negara pada usaha perlindungan masyarakat negara Indonesia di Yordania, walau dalam rasio yang terbatas," ucapnya.


Suseno menambah, usaha yang lain dikerjakan dalam rencana perlindungan PMI di periode wabah ini ialah membuat database yang pada akhirnya berkembang, untuk simpan seluruh data PMI dilayani KBRI Yordani semenjak tahun 2015.


"Lewat database ini, Beberapa PMI yang tinggal secara tidak memiliki dokumen, akan mempermudah kami untuk mengawasi dan salurkan dana untuk mereka. Termasuk membuat simpul-simpul komunikasi pada kelompok-kelompok PMI di 'luaran' benar-benar mempermudah kami, agar bisa mengawasi dan berbicara sama mereka jika dibutuhkan," terangnya.


Dia memperjelas penghargaan yang diterimanya disembahkan pada semua WNI dan beberapa PMI terutamanya yang sekarang ini masih ada di Yordania, KBRI Amman dan Kemnaker sebagai tempat dianya berbakti.


"Mudah-mudahan di depan, terus dimampukan Alloh SWT untuk melakukan pekerjaan yang lebih bagus kembali," ujarnya.


Beberapa karyawan migran sekitar 49 pria dan 19 wanita berawal dari beberapa propinsi.


Postingan populer dari blog ini

Captivated Hearts

The New York Attorney General’s office opposed the request

The globe is actually obtaining much a lot extra tranquil